Minggu, 25 Maret 2012

Batal Kencan


Matahari makin cepat saja meluncur ke bawah
Aku mulai resah
Pikiranku melayang pada tak kepastian
Seharusnya senja ini aku bersamamu
Rencananya di kepalaku kau ada di hadapanku sekarang

Apa boleh buat
Aku dianugerahi mulut pengecut
Tak berani mengaku
Tak juga bisa bicara jujur
Aku lebih nyaman bersahabat dengan dipendam

Ah sialan..,
Makin cepat saja malam menggeser siang
Senja terlalu singkat
Dan aku mulai mengumpat
Harusnya aku mengajakmu kencan

Dungunya aku, Sayang
Waktu berjalan di sebelahku dengan menghardik pedas

Sebelum kau besok pulang
Pulang ke tempat yang jauh
Mungkin akan lama berjumpa
Dan kita hanya bertukar kabar dengan kata-kata hambar

Ah, seharusnya sekarang kuberkencan denganmu
Menyentuh tanganmu meski hanya sebentar

Dan aku akan menatap matamu yang sering kuhindari
Sialan.., mustahil itu!!!!

Sekarung rindu dan rasa ini bertemu dengan kopi di cangkir..
Larut kutelan pahit-pahit
Kukenang bahwa esok kau tak lagi di sini

Sialan...,
Aku memang pengecut..
Harusnya kuberkencan denganmu sore ini..
Besok kau pergi pagi-pagi