Sabtu, 07 Juni 2014

surat untuk rumahku ..

surat ini kutujukan untuk rumahku..
rumah yang kutinggalkan dua tahun lalu

sudah lama tak berjumpa
tak bertegur sapa
tak pula menengok
tak pula aku bertanya kabar..
karena memang sangat tak ingin tahu..

rumahku..
pagi ini aku melintas di depanmu.
aku beranikan mata ini menatap
yang ada adalah perih hingga ke pembuluh darah
lalu menusuk hati.

penutup pagar yang mengangga..
debu di garasi..
kandang anjing di teras
sepeda roda tiga anakku..
berserak di depan ..

aku tak bisa bicara..
tercekat..
perih..
pedih..
ngilu..

rumahku..
tumpukan kenangan masa lalu..
jatuhnya sedih
kamarnya lara
tak ada cinta
gudang amarah
jelujur-jelujur dusta
jahitan ketakutan
lembaran trauma
gelap..
suram ..

bukan salahmu,

maka kutinggalkan sedih..
tak ingin ku ingat lagi..
aku meninggalkanmu..
ingkar pada janji bahwa kau dulu akan jadi surgaku..

rumahku, maafkan..

tulus dari hatiku..
sekali lagi maaf, aku meninggalkanmu..
sendiri..